Day #13: SANG LIYAN

“Adanya yang lain adalah demikian penting. Dengan adanya system alternative, system yang lain, maka kita bisa tahu bahwa system yang pertama bukanlah satu-satunya kebenaran. Agar jangan manusia sombong karena menganggap keping yang mereka miliki sebagai seluruh gambaran.” -Manjali dan Cakrabirawa, hal 16 – Kenapa harus ada yang lain? Kenapa memilih menjadi yang lain? Jawaban terbaikLanjutkan membaca “Day #13: SANG LIYAN”

Day #12: I do use English but I Love Indonesia

Saat berjalan-jalan di Mall-Mall baik itu di Jakarta maupun di Bandung, kerap saya sadari bahwa masyarakat Indonesia kalangan atas lebih memuja bahasa asing daripada bahasa ibunya sendiri, yakni bahasa Indonesia. Di elevator, di lift, di café-café, saya lebih sering mendengar mereka fasih mengucap “Indonesian” daripada “Indonesia”, dan lebih sering mejawab “yes” daripada “ya”. Mereka fasihLanjutkan membaca “Day #12: I do use English but I Love Indonesia”

Day #11: Smokey Kopaja

Jam sepuluh malam. Tanganku melambai pada sebuah kopaja jurusan Lebak Bulus. Aku sedang berdiri di tepi jalan kawasan Cikini. Begitu kopaja itu berhenti aku segera naik. Begitu duduk di bangku pertama sebelah pintu barulah aku menyadari ada yang aneh. Kopaja itu berasap… Mas-mas yang duduk di sebelahku langsung bilang, “pernah dioven, mbak? Sampai tujuan kayanyaLanjutkan membaca “Day #11: Smokey Kopaja”

Day #10 : MENDENGARKAN…

“Our Lives are constantly changing depending on a number of factors outside our control” Today is my listening day… Hari ini gw mendengarkan curahan hati seorang teman tentang kegalauan hatinya dalam mengambil keputusan. Tentang anaknya yang jatuh sakit, tentang kangennya pada ibunya, tentang pilihannya untuk memutuskan masa depan. Yang mana yang harus didahulukan…Ah aku takLanjutkan membaca “Day #10 : MENDENGARKAN…”

Day #9 : Be Careful With Your Wish…

“Jogja, secepatnya?”. AKU TERTEGUN… Tak menyangka hari ini mendapat tawaran penugasan di Yogyakarta yang sedang bergolak karena letusan merapi. Padahal aku hanya membatin sekilas, gimana ya caranya bisa bantu lebih banyak saudara-saudaraku di tanah air yang sedang tertimpa musibah? Pengen deh datang ke Yogya…Hanya sekilas… Dan jawabannya datang dalam waktu kurang dari 24 Jam. KenapaLanjutkan membaca “Day #9 : Be Careful With Your Wish…”

Day#8: Disaster Management Expo – Tidak Ada yang Gratis di Dunia

Hari ini aku bertugas menjaga booth sebuah lembaga kemanusiaan internasional dalam DM Expo di PRJ Kemayoran. Banyak lembaga yang concern dengan penanganan bencana hadir dalam acara ini. Acaranya sendiri berlangsung dari tanggal 4-6 November 2010. Meskipun menurutku pribadi acaranya kurang ramai dikunjungi masyarakat umum layaknya pameran elektronik ataupun pameran buku, namun pameran ini cukup kitaLanjutkan membaca “Day#8: Disaster Management Expo – Tidak Ada yang Gratis di Dunia”

Day #5 : Pada Akhirnya Kita Semua Menerima Lebih…

Monday, November 01, 2010 5:58 PM Hari Rabu kemarin ada sebuah Headline dari media luar negeri yang membuatku cukup terhenyak, “24 jam yang cukup menakutkan untuk Indonesia”. Aku sepakat. Betapa tidak, dalam waktu 24 Jam tak kurang ratusan warga Indonesia kehilangan nyawa, dan ratusan lainnya luka-luka serta menjadi pengungsi di negaranya sendiri 😦 Gempa diLanjutkan membaca “Day #5 : Pada Akhirnya Kita Semua Menerima Lebih…”