Money Can’t Buy Everything

Pernahkah berpikir bahwa Indonesia suatu hari nanti hanya akan menjadi kota mati dan dipenuhi besi, dimana semua orang bertarung mati-matian hanya untuk mencari sesuap nasi atau seliter bensin? Tampaknya hal itu akan menjadi kenyataan. Kemarin lalu sempat membaca berita yang tertuang di salah satu harian terbesar di Ibukota bahwa dalam 30 tahun cadangan minyak bumiLanjutkan membaca “Money Can’t Buy Everything”

Aku Hanya Mempersiapkan Kematian.

“Ada suatu hal dari dirimu yang mengusik eksistensi dunia laki-laki”, kata sahabatku malam itu. Indeed, I am a natural born intimidating human. I just realize that through several accident. Tuhan sudah mentakdirkan karakterku dari sananya, antara lain dibuktikan dengan dua garis tangan tak putus di kanan dan kiri. Garis tangan seseorang berkemauan kuat namun selaluLanjutkan membaca “Aku Hanya Mempersiapkan Kematian.”

Change for Good!

“Kalau kita selalu ngikutin omongan orang ga bakal ada habisnya, dev”, kata Achiee sahabatku siang ini setelah mendengarkan curhatanku.. Hehehe aku pikir-pikir bener juga kali ya omongan mbak Reva Lianty Pane beberapa waktu lalu soal karateristikku. Di luar sangat ceria dan kuat, cuek setengah edan, tapi ada suatu sisi sensitif melankolis. Saat kesenggol hanya adaLanjutkan membaca “Change for Good!”

#handline (Garis Tangan)

Dibawah adalah #kultuit saya di akun Twitter beberapa waktu lalu. Mudahan-mudahan masih menarik buat dibaca 🙂 1. Dari sisi sejarah dulu.. ilmu mempelajari garis tangan skrg ini disebut Palmistry. Pada abad pertengahan dikenal dgn Chirologi #handline 2. Chirologi = ilmu guratan tangan. Pada abad pertengahan, psikologi kepribadian cenderung berkembang berdasarkan ciri2 fisik seseorang #handline 3.Lanjutkan membaca “#handline (Garis Tangan)”

Yang Kita Cari Hanyalah Cinta

“Gw gay, dev”, pengakuannya hari itu. “Lalu kenapa”, kataku. “It will not change anything, you still my friend, I accept you just the way you are” lanjutku. Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba-tiba dia membuat pengakuan tentang hidupnya. Kaget? Jelas.. Kenapa juga dia memilih aku untuk tahu tentang dirinya, karena selama ini dia takLanjutkan membaca “Yang Kita Cari Hanyalah Cinta”

Tanyalah pada Hatimu…

“Vi,baiknya begini ato begitu?”, pertanyaan mbakku pagi ini…. Seperti biasa jawabanku adalah, “hanya dirimu yang tahu mana yang terbaik buatmu. Apa yang sreg di hatimu aja, aku cuma bisa ngasih opini dan mendukung apapun pilihan, mbak”. Buatku hidup laksana membuat proposal kegiatan dan membangun perusahaan. Sebelum melakukan hal-hal untuk memajukan kegiatan dan perusahaan kita, harusLanjutkan membaca “Tanyalah pada Hatimu…”

Gagal-lah sebanyak-banyaknya dan lihat keajaiban selanjutnya

Aneh mungkin ya judul diatas.. Tapi manusia kan memang punya jatah gagal dan sukses. Kalau disuruh memilih, mana dulu yang akan kita pilih dalam hidup, kira-kira apa yang anda pilih? Kalau saya pastinya lebih memilih untuk menghabiskan jatah gagal dulu, baru kemudian menikmati sukses sepuas-puasnya. Dan seperti kita ketahui bersama, Tuhan mengaburkan masa depan, baikLanjutkan membaca “Gagal-lah sebanyak-banyaknya dan lihat keajaiban selanjutnya”