Melepas….

Tampaknya saya harus  kembali belajar yang namanya melepaskan. Terlalu banyak pengharapan menyebabkan ikatan dan kekecewaan saat apa yang diinginkan tak kunjung terjadi. Berharap boleh-boleh saja, namun ada resiko menyesakkan dan perjuangan untuk menggapai harapan. Saya terima keadaan itu, namun pada suatu titik saya lelah, dan yang saya bisa lakukan adalah melepaskan, ikhlas. Ketakutan terbesar saya mungkinLanjutkan membaca “Melepas….”

Jadi Dimanakah Tempatmu?

Jakarta, 30 Mei 2012 Masih tersisa kesedihan saat membaca sebuah berita pagi ini. Sebuah kesalahan, ribuan paradigma, cara pandang, penghakiman secara massal, seolah tak ada noktah dalam kehidupan mereka. Di sini, gemercik sedih mengalir…. Namun diantara riuhnya caci maki, masih kudapati setetes embun yang terbaca. Mungkin memang dari dulu demikian ceritanya, yang berwawasan luas ditakdirkanLanjutkan membaca “Jadi Dimanakah Tempatmu?”

The Vow

Ketika kamu mencintai seseorang, pernahkah terpikir kadang-kadang ingin menyimpan masa lalu yang tidak mengenakkan itu erat-erat. Andaikan bisa memutar waktu, masa lalu yang hitam itu ingin kita hapus, dipendam jauh-jauh sehingga tidak diketahui oleh orang yang kita sayangi. Namun kita menyadari, tanpa hadirnya masa lalu tersebut artinya kita hanya mengijinkan orang-orang yang mencintai kita, mencintaiLanjutkan membaca “The Vow”

Mantra Hari ini: Ijinkan Dirimu Berbahagia :)

“An, biarpun masa depan terlihat suram buatku, tapi aku terus melangkah dan tersenyum. Kau percaya keajaiban?”, itulah kata-kata yang aku ucapkan kepada seorang sahabat pada suatu hari.   *Diantara lalu lintas kota Ternyata, banyak orang yg masih tidak mengijinkan dirinya sendiri berbahagia. Masih banyak orang yg memelihara kesedihan, kemurungan, merasa tidak beruntung. Bahkan menikmati kesedihan itu.. KadangkalaLanjutkan membaca “Mantra Hari ini: Ijinkan Dirimu Berbahagia :)”

Yelling Won’t Stop Anything…

“Ahimsa, ajaran yang saya akui salah satu pencerah bagi kehidupan. Namanya kekerasan tidak bisa dilawan dengan kekerasan, melainkan dengan kasih sayang dan kelembutan” Maret, 2nd, 2012 Ade ape lagi hari ini? Hari apes gw kah? Emak gw dulu ngidam apa yak, ampe banyak orang yang marah ama keadaan, dirinya sendiri, kerjaan, masalah keluarga ujung-ujungnya marahin gwLanjutkan membaca “Yelling Won’t Stop Anything…”

At First…

    At First, pada mulanya… dan belum sampai pada akhir… Susah mendefinisikan kata ini. Karena setiap yang pertama kerap membuat salah. Baik itu salah persepsi ataupun salah menanggapi. Perlu keberanian cukup tinggi dan hati yang cukup luas untuk memahami, at first. At First, aku tidak menyukai perkataan temanku tentang diriku… Dan pada kemudian yangLanjutkan membaca “At First…”

Bahasa Yang Dimengerti Hati

Ada pendar-pendar yang tak bisa kubahasakan setiap kali aku mendengar kabar sahabat-sahabatku dengan keluarga mereka, bahagia itu yang pasti. Pendar-pendar yang makin berpijar tiap kali mereka tertawa atas ulah buah hati mereka. Meskipun jarak begitu jauh diantara kami, rasanya aku hadir di setiap masa dalam cerita mereka. Aku bahagia. Aku bisa melihat keberadaanku di saatLanjutkan membaca “Bahasa Yang Dimengerti Hati”