MENULIS SEBAGAI BENTUK TRANSFORMASI DIRI


                   MENULIS SEBAGAI BENTUK TRANSFORMASI DIRI “Menulis adalah menangkap kesempatan yang amat-sangat-sangat kecil untuk mengungkapkan perasaan anda. Itu berarti mengambil resiko untuk berkomunikasi dengan seseorang yang tidak peduli sama sekali dengan hal yang Anda pikirkan dan katakan.Pada saat anda menulis, anda mula-mula berdialog dengan diri anda sendiri. Apabila anda…Read more MENULIS SEBAGAI BENTUK TRANSFORMASI DIRI

BIARKAN INDAH PADA SAATNYA….


BIARKAN INDAH PADA SAATNYA….   *Tuhanku… maafkan atas buramnya penglihatanku, kurangnya pendengaranku, lemahnya pemikiranku, tak cukupnya hatiku merasa, dan seringnya alpa bersyukur….  Beberapa waktu terjebak oleh marah, prasangka dan kekhawatiran… Aku ternyata hanya manusia…. Manusia yang sibuk mengejar hidupnya*   PENGGALAN CERITA: Di ujung jalan, diantara lalu lalang para pengendara ada seorang ibu sedang menyulut…Read more BIARKAN INDAH PADA SAATNYA….

Rasa dan Nuansa dalam Sastra – Menerjemahkan itu Pekerjaan Serius


**Menerjemahkan Itu Pekerjaan Serius** sumber : >http://www.pikiran- rakyat.com/ cetak/2007/ 022007/08/ kampus/obrolan. htm BERKAT kerja penerjemah, boleh dibilang banyak orang >jadi bisa mengenal dan membaca karya-karya para penulis >besar dunia. Nama dan karya dari Karl Marx sampai J.K. >Rowling mungkin sudah tak asing lagi bagi publik >Indonesia, termasuk juga kawan Kampus. Anton Kurnia (32), >seorang penerjemah…Read more Rasa dan Nuansa dalam Sastra – Menerjemahkan itu Pekerjaan Serius

SASTRA SEBAGAI TAFSIR AGAMA


*Sastra Sebagai Tafsir Agama*** *Muhammad Ali Hisyam**** Suatu hari, di akhirat ada seorang penghuni neraka yang melancarkan protes kapada Tuhan. Ia menganggap Tuhan tidak adil dan telah keliru menjebloskannya ke dalam neraka. Padahal sebagai hamba yang rajin menunaikan sholat, puasa, zakat, haji dan ritual lainnya. Dengan Tegas Tuhan kemudian menjelaskan bahwa ia dimasukan ke neraka…Read more SASTRA SEBAGAI TAFSIR AGAMA