Apa itu GERD (Gastro-oeshopagheal Reflux Disease)?


Hai, hai, good readers!

Sudah seminggu lebih duo mamak dan anak kicik kompak sakit. Awalnya mamak duluan yang sakit. Mulai hari Senin minggu lalu mamak sudah diserang migrain dan meriang padahal ada deadline tulisan. Hari Kamis badan mulai enteng, eh lha kok hari Jum’at anak kiciknya mulai sakit.

Hari Jum’at mendadak #babyD panas tinggi dan muntah-muntah. Walhasil sejak hari Jum’at mamak kurang tidur jagain #babyD, ngecek suhunya tiap 3 jam sekali. Ini anak kalau sakit memang heboh. Gak mau minum obat & marah-marah kalau dikompres. Dikasih sirup penurun demam pun dimuntahin.

Mamak nyerah, hari Sabtu karena masih muntah-muntah dan gak mau makan sama sekali #babyD dibawa ke dokter. #babyD memang punya riwayat lambung yang sensitif (GER). Salah makan dikit bisa langsung muntah-muntah dan diare. Mamak langsung nginget-nginget, makan apa ini bocah hari Jum’at kemarin. Tersangka utama adalah jajanan pasar yang bernama donat. Dokter pun ngasih resep domperidone dan puyer penurun demam. Oh mak, langsung sakit kepala, gimana caranya masukin obat ini ke anak bayik.

Sampai rumah domperidone alias anti muntah, masih bisa masuk karena rasanya manis. Untuk masukin puyer, mamak campur sama madu supaya gak terlalu pahit, gak berharap banyak sih, tapi patut dicoba. Setelah dicekokin ke #babyD (yang selalu always bilang gak mau) obat tersebut dengan sukses dimuntahkan kembali. Oke, mamak stress.

Sabtu sore, kakak saya yg berprofesi bidan datang. Akhirnya sama budhe dipijat pakai minyak telon dan bawang putih (bawang merah terlalu panas buat kulit #babyD). Ajaibnya, demamnya berangsur turun dan anaknya mulai mau makan. Alhamdulillah, terima kasih bawang putih dan budhe. Hari Senin pagi #babyD sudah tidak demam, tidak muntah, mau makan, tapi kena batuk pilek. Mamak pun sakit lagi. Well done!

Selamat datang, sakit!

Mamak sakit GERD kayanya stress karena anaknya sakit, plus kurang tidur juga. Senin pagi besoknya mamak susah bangun karena sakit kepala, badan sakit semua dan menggigil, muntah, tenggorokan sakit, diare, nyeri ulu hati, sendawa dan buang angin terus-terusan. Ayah pun harus jagain dua orang sakit, anak kicik dan mamaknya.

Anak kicik nempel terus sama mamaknya meskipun mamak sakit. Jadi ya yang ngasih susu, gantiin popok, nyuapin, nina boboin masih mama-nya. Semuanya dilakukan di atas kasur ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Kalau main sama Ayah.

Sorenya, kepala mamak sudah tidak sakit lagi, badan sudah enteng, gak muntah dan diare lagi. Namun sakit ulu hati dan sendawanya masih berlangsung sampai hari ini (beberapa hari kemudian), meskipun sudah minum obat maag seperti mylanta, dan polysilane. Akhirnya karena gak mempan minum obat maag yang mahal, hari Selasa mamak mulai minum obat lambung yang murah a.k.a ranitidine. Alhamdulillah cocok, mulai berkurang nyeri ulu hatinya, gak separah hari Senin.

Saya dan GERD

ini beberapa tanda-tanda GERD

Jadi, saya pernah terserang GERD lebih parah dari kemarin itu pas masih kuliah, tahun 2005. Sampai harus diangkut ke klinik kampus sama teman kosan karena gak bisa jalan saking sakitnya kena heartburn dan nyeri ulu hati. Di klinik kampus saya diceramahin selama satu setengah jam sama dokter yang sudah sepuh supaya menjauhi stress, gak boleh telat makan, dan makan makanan yang sehat, kalau bisa masak sendiri. Well, waktu itu kosan gak ada dapurnya, gimana mau masak sendiri, dok ๐Ÿ˜

GERD itu kondisi dimana katup lambung itu longgar dan menyebabkan gas lambung naik ke esophagus sehingga menyebabkan heartburn, muntah, tenggorokan sakit, nyeri ulu hati, sendawa, buang angin, dan sakit kepala terus menerus. Penyebabnya antara lain karena stress, kegemukan, makan makanan dengan lemak tinggi, dan penggunaan obat-obatan seperti aspirin (yes, beberapa hari sekali saya minum aspirin untuk mengencerkan darah. Harusnya sih tiap hari).

Jadi hyper agregrasi trombosit yang saya miliki ini seperti pedang bermata dua dengan GERD. Kalau gak minum aspirin kinerja organ dalam ngos-ngosan karena darahnya kental, lha kalau kebanyakan aspirin dan stress, GERD-nya mengintai. Setelah cek lab sana-sini diketahui bahwa hyper agregrasi trombosit saya ini adalah bawaan dari gen. Sehingga saya harus berdamai dengan kondisi darah saya.

Cara berdamai dengan GERD

Cara paling ampuh untuk menghindari GERD dan menangani hyper agregasi trombosit sebenarnya adalah menerapkan gaya hidup yang baik. Antara lain, makan makanan yang sehat terutama dengan kadar alkaline yang tinggi. Minum air putih minimal 2 liter sehari, istirahat yang cukup (sulit ya ini), olahraga, dan juga jauhi stress.

GERD gak bisa dianggap sepele karena beberapa kasus GERD cukup mematikan dan bisa mengakibatkan kanker. Kayanya resolusi mulai maret 2019 ini adalah lebih banyak makan makanan dengan kadar alkaline tinggi ๐Ÿ˜… Gak mau kena GERD parah lagi untuk ke tiga kalinya. Cukup ya dua kali saja.

Lessons learn:


1. Jangan maksa anak minum obat, akibatnya anak jadi trauma. Dengar kata obat sekarang udah meraung-raung, ditawari minum madu pun sekarang nolak. Walhasil batuk pilek inipun gak bisa ngasih obat.

2. Lebih sabarrrrr lagi. Kalau anak sakit jadi lebih rewel, suka lihat hal yang aneh-aneh, dan mendadak tantrum di tengah jalan sehingga diliatin orang sekampung. Tengah malam #babyD bangun dan jejeritan itu biasa buat orangtuanya (tapi kayanya gak biasa buat tetangga).

3. Jangan telat makan (well ini agak gak bisa dihindari, balada jadi mamak itu kadang makan aja harus disempet-sempetin).

4. Menghindari makanan penyebab Acid Reflux buat saya dan Denyar. Denyar itu paling gak bisa makan Jeruk. Setelah makan jeruk pasti diare. Nah kalau saya, minum kopi yang dimodif sama susu pasti langsung diare dan sakit kepala. Hanya bisa minum kopi hitam tanpa gula ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Sekian dulu cerita penuh sakit, dua minggu ini ya, readers. Selamat weekend dan jangan lupa jaga kesehatan! ๐Ÿ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.